Ayam Goreng Korea (Yangnyeom)
Ayam goreng dua kali yang renyah berderak, dibalut saus gochujang mengilap yang manis, harum bawang putih, dan pedas pas. Kerenyahannya bertahan di balik saus — itu inti triknya, dan datang dari menggoreng dua kali.
Bumbui sayap/paha bawah ayam dengan garam, lada, jahe, dan bawang putih. Balut dengan tepung kentang (plus sedikit terigu dan baking powder). Goreng pada 160°C sampai pucat dan matang, istirahatkan, lalu goreng lagi pada 190°C sampai keemasan tua dan renyah bak kaca. Didihkan gochujang, gochugaru, kecap asin, sirup beras, gula merah, saus tomat, bawang putih, dan jahe jadi saus mengilap. Balurkan ayam panas secukupnya dan taburi wijen.
- Goreng dua kali. Gorengan pertama mematangkan ayam; gorengan kedua yang lebih panas membentuk kerenyahan bak kaca yang tahan saus.
- Tepung kentang (atau maizena) — bukan terigu saja — yang membuat lapisan renyah berderak dan tahan lama.
- Balurkan ayam ke saus tepat sebelum disajikan; dibiarkan terlalu lama, kulitnya melempem.
Equipment
- Panci tebal atau wajan untuk menggoreng dalam
- Termometer
- Rak kawat
- Mangkuk besar untuk membalur
Bahan
Ayam
- 1 kg sayap dan paha bawah ayam
- 5 g garam halus
- ½ sdt lada hitam
- 1 sdt jahe parut
- 2 siung bawang putih, parut
- minyak netral untuk menggoreng dalam
Lapisan renyah
- 120 g tepung kentang, atau maizena
- 30 g tepung terigu serbaguna
- 4 g baking powder
- sejumput garam
- 120 ml air dingin, untuk encerkan jadi adonan tipis
Saus yangnyeom
- 45 g gochujang (pasta cabai Korea)
- 5 g gochugaru (serpihan cabai Korea), opsional, untuk pedas
- 30 ml kecap asin
- 45 ml sirup beras (jocheong), atau madu
- 25 g gula merah
- 30 g saus tomat
- 15 ml cuka beras
- 4 siung bawang putih, cincang halus
- 1 sdt jahe parut
- 5 ml minyak wijen sangrai
- wijen sangrai dan daun bawang iris, untuk taburan
Cara membuat
- LANGKAH01
Keringkan sayap baik-baik. Lumuri dengan garam, lada, jahe, dan bawang putih parut. Diamkan 15 menit sambil menyiapkan sisanya.
- LANGKAH02
Didihkan gochujang, gochugaru, kecap asin, sirup beras, gula merah, saus tomat, cuka, bawang putih, dan jahe di panci kecil api sedang sambil diaduk sampai mengilap dan sedikit mengental, sekitar 3 menit. Masukkan minyak wijen, sisihkan.
- LANGKAH03
Kocok tepung kentang, terigu, baking powder, dan garam, lalu kocok masuk air dingin secukupnya jadi adonan tipis yang melekat. Balut tiap sayap, biarkan kelebihannya menetes.
- LANGKAH04
Panaskan minyak 160°C. Goreng sayap bertahap 7–8 menit sampai pucat keemasan dan matang. Istirahatkan di rak minimal 5 menit — di sinilah kulit mengering dan mengeras.
- LANGKAH05
Naikkan minyak ke 190°C. Goreng lagi sayap bertahap 2–3 menit sampai keemasan tua dan renyah terdengar. Tiriskan di rak.
- LANGKAH06
Hangatkan saus. Masukkan ayam panas ke mangkuk, sendokkan saus secukupnya, dan balur cepat. Tuang ke piring, taburi wijen dan daun bawang, sajikan segera.
Make ahead
Buat saus sampai seminggu di muka. Gorengan pertama bisa dilakukan beberapa jam sebelum saji dan ayam ditahan di rak, lalu gorengan kedua dan balur tepat sebelum makan.
Storage
Paling enak saat baru dibalur. Sisa tahan 2 hari di kulkas; renyahkan lagi di oven panas atau air fryer (jangan microwave) dan balur ulang dengan sedikit saus segar. Ayam dua-kali-goreng tanpa saus paling tahan renyah.
Variations
Ganjang (kecap-bawang putih)
Ganti saus gochujang dengan kecap asin, bawang putih, sirup beras, dan sedikit mirin untuk klasik gurih tak pedas.
Setengah-setengah (banban)
Balur separuh ayam yangnyeom dan biarkan separuh polos atau kecap-bawang putih — cara paling laris di Korea.
Tanpa tulang
Pakai potongan paha seukuran gigitan; kurangi gorengan pertama jadi 5 menit.
Serve with
Nutrition per serving
Nutrition values are estimates based on the metric measurements. Adjust as needed.
Pertanyaan umum
Kenapa ayam digoreng dua kali?
Gorengan pertama di suhu lebih rendah mematangkan ayam dan mengusir kelembapan permukaan; istirahat membuat kulit mengering. Gorengan kedua yang lebih panas membentuk kerenyahan bak kaca dan warna pekat. Dua-kali-goreng inilah teknik penentu ayam goreng Korea — itulah yang membuat lapisannya tetap renyah meski dibalut saus basah.
Apa yang membuat lapisannya begitu renyah?
Tepung kentang atau maizena, bukan terigu saja. Tepung pati menggoreng jadi kulit halus, bak kaca, dan tak bertepung; ditambah dua-kali-goreng dan sedikit baking powder, ia tetap ringan dan berderak. Adonan tipis (bukan kental) memberi tekstur khas yang renyah dan berlekuk.
Seberapa pedas saus yangnyeom?
Sedang — gochujang lebih gurih-manis daripada menyengat. Sesuai resep, pedasnya lembut dan ramah keluarga; tambah gochugaru (dan lebih) untuk lebih pedas. Gula dan sirup beras menyeimbangkan cabai sehingga terasa manis-pedas, bukan menyiksa.
Boleh dipanggang atau pakai air fryer?
Bisa air fryer untuk versi lebih ringan: balut tipis, semprot minyak, dan masak pada 200°C sambil dikocok sampai keemasan tua dan renyah, lalu balur saus. Tak akan se-renyah dua-kali-goreng-dalam, tapi sangat enak. Memanggang saja cenderung memberi kulit lebih lembut.
Apa itu gochujang dan bisakah diganti?
Gochujang adalah pasta cabai-beras fermentasi Korea — gurih, manis, dan sedang pedas. Ia inti saus yangnyeom dan tak punya pengganti sejati; campuran miso plus pasta cabai hanya mendekati. Tahan berbulan-bulan di kulkas dan layak dibeli di toko Korea atau Asia.
Cooked this? Rate it.
Real ratings from real cooks. We only show a score once enough of you have weighed in — no fabricated stars.