Peach Cobbler
Persik musim panas yang matang menggelegak di bawah topping biskuit buttermilk bertekstur kasar yang dipanggang sampai keemasan pekat lalu merekah ke dalam sirup di bawahnya. Inilah cobbler ala Selatan yang dibuat dengan benar: cobbler biskuit sungguhan, bukan dump cake, dengan persik yang benar-benar terasa seperti persik dan kerak yang punya struktur nyata.
Aduk irisan persik segar dengan gula, tepung maizena, lemon, dan rempah hangat, lalu panggang dulu isiannya sendirian selama 10 menit supaya mulai mengental dan menggelegak. Sendokkan gumpalan adonan biskuit buttermilk mentega dingin ke atas buah panas, olesi krim, taburi gula kasar, dan panggang di 375°F (190°C) sampai topping-nya keemasan pekat dan sarinya menggelegak kental di pinggiran. Diamkan 20 menit supaya isian mengeras menjadi sirup selai yang bisa disendok, bukan berkuah encer.
- Panggang buahnya dulu sendirian — persik melepaskan cairan, maizena teraktivasi, dan topping biskuit matang sempurna alih-alih jadi bergetah di bawahnya.
- Jaga mentega dan buttermilk tetap sedingin kulkas supaya adonan mengembang tinggi dan berlapis, bukan padat.
- Diamkan cobbler yang sudah matang selama 20 menit — dari berkuah encer menjadi pas untuk disendok saat patinya mengeras.
Equipment
- Loyang panggang 9x13 inci (3 quart)
- Mangkuk pengaduk besar
- Pemotong adonan (pastry cutter) atau parutan kotak
- Loyang datar berbibir
- Kuas kue
Bahan
Isian persik
- 1.6 kg persik kuning matang, dikupas dan diiris juring, Menghasilkan kira-kira 8 cup irisan; persik freestone paling mudah dibuang bijinya
- 100 g gula pasir, Naikkan ke 150 g / 3/4 cup bila persik kurang matang atau asam
- 55 g gula palem terang, dipadatkan
- 24 g tepung maizena, Pakai 2 tbsp bila persik Anda cenderung kering
- 15 ml air perasan lemon segar
- 5 ml ekstrak vanila
- 1 g bubuk kayu manis
- pala parut segar, Opsional tapi dianjurkan
- garam halus
Topping biskuit buttermilk
- 240 g tepung serbaguna, Sendok dan ratakan, atau timbang untuk akurasi
- 50 g gula pasir
- 12 g baking powder
- baking soda
- garam halus
- 115 g mentega tawar dingin, Dipotong dadu atau diparut; jaga tetap dingin sampai saat dipakai
- 180 ml buttermilk dingin, Tambah 1-2 tbsp lagi bila adonan kering
Sentuhan akhir
- 15 ml krim kental atau buttermilk, untuk mengolesi
- gula kasar atau turbinado, Untuk permukaan yang renyah dan berkilau
Cara membuat
- LANGKAH01
Tempatkan rak di tengah dan panaskan oven ke 375°F (190°C). Untuk mengupas persik dengan mudah, torehkan tanda X di bagian pangkalnya, celupkan ke air mendidih selama 30-45 detik, lalu kejutkan dalam air es; kulitnya akan mudah terlepas. Buang bijinya dan iris menjadi juring setebal kira-kira 1/2 inci (1 cm).
- LANGKAH02
Dalam mangkuk besar, aduk irisan persik dengan kedua jenis gula, maizena, air lemon, vanila, kayu manis, pala, dan garam sampai tidak ada maizena kering yang tersisa. Tuang ke loyang panggang 9x13 inci dan ratakan. Panggang sendirian selama 10 menit, sampai sarinya mulai menggelegak dan mengental di pinggiran. Awalan ini yang menjaga topping biskuit tidak lembek.
- LANGKAH03
Sementara buah dipanggang, kocok tepung, gula, baking powder, baking soda, dan garam dalam mangkuk. Potong-cacah mentega dingin dengan pemotong adonan (atau parut dalam keadaan beku) sampai campuran tampak seperti remah kasar dengan beberapa bulir sebesar kacang polong tersisa. Tuang buttermilk dingin dan aduk secukupnya sampai terbentuk adonan yang kasar tapi menyatu — jangan diaduk berlebihan. Adonan harus lembut dan sedikit lengket.
- LANGKAH04
Keluarkan buah panas dari oven. Jatuhkan adonan dalam 8-10 gundukan kasar di atas permukaan, sisakan celah supaya uap bisa keluar dan buahnya menggelegak ke atas. Jangan diratakan — permukaan yang kasar tidak rata itulah yang membuatnya renyah. Olesi adonan dengan krim dan taburi gula kasar secara royal.
- LANGKAH05
Letakkan loyang di atas loyang datar berbibir untuk menampung tetesan. Panggang 35-45 menit, sampai topping biskuit cokelat keemasan pekat dan tusuk sate yang ditusukkan ke gundukan paling tebal keluar bersih, serta sarinya menggelegak kental di sekeliling pinggiran. Kalau permukaan terlalu cepat cokelat sebelum biskuit matang, tutup longgar dengan aluminium foil pada 10 menit terakhir.
- LANGKAH06
Dinginkan di atas rak minimal 20 menit. Isian akan tampak encer saat baru keluar dari oven dan mengeras menjadi sirup mengilap yang bisa disendok setelah didiamkan. Sajikan hangat dengan es krim vanila.
Make ahead
Iris dan maserasi persik (sampai tahap mengaduk dengan gula-maizena) hingga 4 jam sebelumnya dan simpan di kulkas; aduk sebelum dipanggang. Campuran biskuit kering bisa dikocok dan menteganya dipotong-cacah sehari sebelumnya lalu disimpan dingin — tambahkan buttermilk hanya saat siap dipanggang. Untuk tekstur terbaik, susun dan panggang di hari yang sama; cobbler yang sudah matang juga sangat enak dipanaskan kembali.
Storage
Tutup dan simpan di kulkas hingga 4 hari. Biskuit akan melunak seiring waktu; garingkan lagi sisa cobbler dalam keadaan terbuka di oven 350°F (175°C) selama 12-15 menit, bukan microwave. Bisa dibekukan dalam keadaan matang hingga 3 bulan — bungkus rapat dan cairkan semalaman di kulkas sebelum dipanaskan.
Variations
Persik beku atau kalengan
Di luar musim, gunakan 1.4 kg (3 lb) persik iris beku, dicairkan dan ditiriskan hingga kering, atau dua kaleng 28 oz yang dikemas dalam sari buah, ditiriskan. Kurangi tambahan gula pasir menjadi 50 g (1/4 cup) untuk yang kalengan, dan tambahkan 1/2 tbsp maizena ekstra untuk menyerap sisa cairan.
Persik-bourbon
Tambahkan 2 sendok makan bourbon dan sejumput jahe bubuk ke isian. Alkoholnya akan menguap saat dimasak, meninggalkan kedalaman rasa karamel hangat yang berpadu indah dengan biskuit buttermilk.
Persik-blackberry
Ganti 2 cup persik dengan blackberry atau raspberry segar. Beri akan luruh ke dalam sirup menghasilkan isian berwarna magenta pekat dan sentuhan akhir yang lebih cerah dan asam.
Serve with
Nutrition per serving
Nutrition values are estimates based on the metric measurements. Adjust as needed.
Pertanyaan umum
Perlukah mengupas persik untuk peach cobbler?
Kami menyarankannya untuk isian yang halus — kulitnya bisa jadi liat dan alot saat peach cobbler dipanggang. Cara tercepat adalah mencelupkan persik yang sudah ditoreh ke air mendidih selama 30-45 detik, lalu kejutkan dalam air es; kulitnya lepas dengan jari. Kalau waktu Anda terbatas atau menyukai tampilan rustik, membiarkan persik matang berkulit tipis tanpa dikupas juga tidak masalah.
Kenapa peach cobbler saya berair?
Biasanya tiga penyebabnya: pengental yang kurang, persik yang sangat berair, atau memotongnya terlalu cepat. Maizena perlu mencapai gelegak penuh untuk mengeras, itulah sebabnya kami memanggang buahnya dulu dan mendiamkan cobbler 20 menit setelah dipanggang. Kalau Anda sering memakai persik yang sangat berair atau beku, tambahkan maizena setengah sendok makan dan tiriskan buah beku hingga benar-benar kering.
Bisakah memakai persik kalengan atau beku?
Bisa. Untuk yang beku, cairkan dan tiriskan 3 lb persik iris hingga tuntas. Untuk yang kalengan, gunakan dua kaleng 28 oz yang dikemas dalam sari buah (bukan sirup pekat), ditiriskan, dan kurangi tambahan gula menjadi 1/4 cup karena sudah manis. Tambahkan 1/2 sendok makan maizena ekstra pada kedua kasus untuk menangani kelembapan berlebih.
Apa beda cobbler dan crisp?
Cobbler diberi topping biskuit atau adonan yang dipanggang menjadi gundukan bergelombang mirip scone — seperti resep ini. Crisp (atau crumble) diberi topping streusel dari mentega, tepung, gula, dan biasanya oat. Keduanya memanggang buah di bawahnya, tapi cobbler memberi Anda kerak biskuit yang empuk dan bertekstur kasar.
Bagaimana tahu peach cobbler sudah matang?
Cari dua tanda sekaligus: topping biskuit harus cokelat keemasan pekat merata dan kembali memantul saat ditekan, serta sari buah harus menggelegak kental di sekeliling pinggiran, bukan sekadar mendidih tipis. Tusuk sate di bagian paling tebal gundukan biskuit harus keluar bersih. Kalau permukaan cokelat lebih cepat daripada biskuit matang, tutup dengan foil pada 10 menit terakhir.
Cooked this? Rate it.
Real ratings from real cooks. We only show a score once enough of you have weighed in — no fabricated stars.